Oct 12, 2014

Hadiah

"Kapan lagi tanggal 11 Oktober?"
Well, dia datang setiap tahun kok. Bukan cuma di tahun kabisat. Semoga pertanyaannya terjawab, ya.

***
Ini aku, masih si orang yang suka peluk pilar Faperta. Yang hari ini dapat hobi baru: memeluk pendingin ruangan.
***

Kamu tahu apa yang menarik pada hari itu? Bukan aku. Adalah orang-orang di sekitarku yang bersikap menjadi lebih manis dari biasanya. Berita buruk, manismu hanya untuk manis lainnya. Kuharap aku cukup mengerti mengapa ini terjadi.

***
Dua hari yang lalu, hariku manis sekali. Tuhanku buat aku jelas siapa mereka yang ada di sekelilingku.

Mulai dari dia yang memang kesayanganku. Aku diberi Tuhan seorang kakak perempuan yang rasanya memang diciptakan untuk menjadi belahan jiwaku. Duh, berlebihan. Dia sempurna dalam segala ketidakinginannnya untuk menjadi sempurna. Maafkan aku yang selalu memanjakan diriku dengan titel si Bungsu. Tuhan tahu, kamu mampu mengemban amanat menjadi yang lebih bertanggung jawab dibanding aku. Maaf aku rewel. Banyak maunya pula. Aku sayang kamu.

Lalu ada mereka, yang buatku berpikir ulang adakah sindrom kesepian di dunia ini? Aku merasa sangat sehat, bahkan terlalu sehat saat mereka kembali beraksi dengan humor tak matangnya. Tapi ketika kubuka pintu menuju tempatku beristirahat, kewarasanku menurun drastis. Mulai dari tak bisa tidur, hingga merasa butuh obat penenang. Aku mual. Aku sesakit itu saat tak ada pendistraksi. Aku sepayah itu untuk bertahan tenang dan beristirahat. Aku tak butuh kesendirian.

Ada juga si pencemooh yang kalau berbincang tidak pernah ada clever line. Aku sudah minta padanya untuk pikir dulu sebelum berbincang. Lalu dia bercuap-cuap bak tak peduli. Aku terlalu malas buang-buang waktu untuk sekadar menjawab barang satu karakter. Tapi kadang aku menunggu sambungan teleponnya. Malu juga ya jadi diriku. Ohiya, si Pencemooh bisa juga jadi orang paling peduli sedunia. Sayangnya aku tak suka dikhawatirkan. Simpan saja rasa khawatirmu dan kembalilah mencela apa pun, kamu lebih layak bermulut payah. Tapi, terima kasih.

Aku lebih suka tanggal 9 Oktober. Aku suka hadiah yang prematur dari Tuhan ini.

Selamat 19 tahun Afi, sampai jumpa di hari-hari yang mengejutkan lainnya.

Afi dan pendingin ruangan,

HayahAfifah | 2008-2017