Oct 13, 2020

Plong

Dulu aku pernah baca bukunya Ajahn Brahm, tapi lupa di buku seri Cacing dan Kotoran Kesayangannya yang ke-berapa. Intinya tentang serba ke-biasa-aja-an saat kita mencapai posisi idaman.
Iya, aku di sini. Di tempat yang katanya aku idamkan sejak pertama kali aku mulai studi di Bogor.

Motivasiku dulu?
Haha.
Dulu?
Kita bisa lewatkan bagian itu.

Nyatanya kita banyak berubah. Saat aku berhasil ada di sini nggak sekali pun aku masih mau melakukan hal-hal yang dulu aku rencanakan. Apa ini jadi momok buruk bagiku? Nggak.

Sama sekali nggak.
Aku harap aku selalu ada pada garis ini, pada ketidaktersesatan karena aku tahu kemana aku mau mengarah. Rasanya biasa aja karena semua tepat pada takarannya. Pada tempat, waktu, dan keniscayaan yang udah jadi porsi kita. Sama halnya saat aku di tempat asalku dulu. Semua rasanya tepat.

Bisa bilang begitu soalnya udah banyak yang berubah.
Coba bayangkan kalau aku masih di kondisi butuh kamu.
Nggak deng, nggak usah dibayangkan.

Benar kata Ayah, romantisasi sebenarnya bukan kebutuhan. Urgensinya harus dipertimbangkan. Kita bisa baik-baik saja tanpa harus terbebani dengan kenyataan bahwa hidup ini penuh dengan kehilangan yang obatnya adalah kerelaan. Tentu, perjumpaan dengan kehilangan kadang nggak bisa dihindari karena kita berubah, kita suka mengganti rencana, kita nggak konsisten. Salah nggak? Nggak.

Sama sekali nggak.
Hidup memang rumusnya tak tek tok.
Berhenti untuk selalu minta bagianmu haruslah yang paling indah.
Porsi kamu udah paling pas segitu.

Hehe, aku jutek banget rasanya nulis begini.
Tapi jujur, beberapa kali aku merasa hidupku 'terselamatkan' karena aku berhenti meromantisasi sejumlah hal.

Kembali ke topik awal yang membawaku mau menulis tayangan ini. Ini kalimatku:
Kepada Sayangku,
Lihat, betapa usainya aku.
Aku siap untuk segala persilangan kisah yang ada aku dan kamu tanpa ada kita.
Hitungan tahun memang panjang sih, tapi nggak masalah sama sekali bagiku.
Toh, pada ujungnya aku sendiri yang bisa menikmati dengan caraku.
Hehe.

Afi.



Haya/Afi| 2008-2022