Mar 15, 2021

Bagai Garis Lurus

Sekali aku menyadari bahwa ada probabilitas yang besarnya tidak diketahui soal jiwa yang akan kembali ke jasad saat keduanya setuju mau rehat, maka berkali-kali ia membuat kesenyapan.

Kalau nanti malam sudah waktunya istirahat, aku janji untuk bersih-bersih, terlelap dengan wajah lembab karena telah mengaplikasikan serangkaian perawatan kulit kering. Aku janji akan siap berbaring dengan kemulan selimut seraya mengiyakan bahwa tidak satu pun hal menyebalkan membebaniku.

Aku mau menutup hari sambil rela berperan selayaknya jiwa-jiwa yang sudah pantas melantunkan berbait-bait My Way yang dipopulerkan Frank Sinatra.

Tidak ada sesal bahkan secuil.

Semoga aku kian hari kian memaknai rasa ingat atas pikiran: bahkan saat memutuskan untuk tidur, aku sepakat bahwa mungkin aku tidak kembali.

**
Kata Nabi nggak boleh takut mati.
Haya/Afi| 2008-2022