Nov 20, 2012

Tuntutlah ilmu di angkutan kota

Lelah dikit hari ini. Tetap semangat yah, Fi.

Kamu kamu kamu yang sedang merangkai kata untuk postingan, tahu kah kamu betapa kamu sangat sangat sangat beruntung?
Hari ini aku pulang agak larut, aku naik angkot tidak seperti biasanya, harus sambung sana sambung sini. Rupanya aku bertemu banyak orang. Aku tak kenal, sih. Tapi mereka berbincang.

Banyak deh yang aku curi dengar. Mulai dari orang yang tak kuat lagi mengadu nasib di kantornya, seorang disabiliti dengan tongkatnya yang meminta orang-orang lebih merapat agar beliau bisa duduk nyaman, seorang mahasiswa baru yang entah sepertinya sedang diplonco, dan orang-orang lainnya.

Kamu sih enak, kamu masih seorang pelajar SMA yang hanya agak larut kembali ke rumah. Tadinya kamu sudah mau mengeluh kan? Untung aku sempat ingatkan untuk tetap sabar.

Kamu sempat baca teks yang diketik seorang anak yang kabur dari rumah kan? Entah, aku sedang rindu-rindunya pada ayah kala itu. Tak sengaja aku melirik pada gadget seorang remaja dengan maskara di matanya--- "Ayah gak usah cari aku lagi, aku mending pergi"

Aku takut sama orang itu. Kamu gimana? Kamu mending ambil pelajaran dari orang kayak gitu.



Tetap semangat ya,
Kamu dan aku
Powered by Telkomsel BlackBerry®
HayahAfifah | 2008-2017