Jul 21, 2015

Suka.

Eh, ternyata susah juga ngeluangin waktu untuk nulis-nulis di blog he he he.
Doh. Btw, selamat lebaran dan mohon maaf lahir dan batin. Semoga di tahun baru ini saya beneran bisa jadi lebih baik. Sesuai harapan, bring the best out of me.

Jadi, di liburan kali ini saya sangat menikmati 'dibaca' seseorang. Didadar habis sampai saya nggak habis pikir. Klise. Tapi benar, baru kali ini saya menemukan dan 'ditemukan' orang macam dia. Ini bukan cerita cinta plus melankolia remaja menuju dewasa. Saya cuman curhat dan mencoba menjadi assertive setelah sekian lama ngumpet dibalik cangkang yang nggak kelihatan. Saya rasa saya harus menulis ini biar ada dokumentasi tentang kisah yang bisa jadi menjadi titik "awal" saya.


Awal dari apa? Ya itu, titik awal untuk bring the best out of me.
Ada orang yang bilang sama saya dengan amat sangat dingin kalau saya nggak boleh neko-neko. Sumpah pesan itu sudah terpatri sejak lama karena itu adalah wasiat Akung kepada anak dan cucunya sebelum meninggal. Tapi saya baru ngeh maksud dari itu semua sejak si-orang-yang-tadi-saya-bilang-dingin bercicicuit selama enam jam di kuping saya.

Nggak neko-neko itu bagus banget bagi dia. Bahasa kerennya mungkin ya:


assertive [uh-sur-tiv] -- adjective
confidently aggressive or self-assured; positive: aggressive; dogmatic:  


Gitu sih kalau menurut dictionary.com. Saya sih nggak mau berubah demi dia, dia juga nggak minta saya berubah karena dia. Berubah karena seseorang terlalu murah ganjarannya. Ya disuruh pikir sendiri lah kenapa kira-kira saya harus berubah. Sialan emang. Tapi suka.
 

Buat mas mas yang lagi sibuk di sana, makasih loh. Kamu sungguh sebuah pelajaran buatku. Terima kasih sudah jadi orang pertama yang berani sangat mendadar hidup orang dan masuk dengan mudah ke semua aspek hidup orang. Sampai galau ku dibuatmu. Nggak deng, canda. Nggak galau.

Bilang suka kalau suka. Bilang nggak suka kalau nggak suka. Bilang mau kalau mau. Mudah-mudahan mudah.

Ciye, Afi bikin ucapan makasih.


Longing for another that 'kicking' moment, perhaps?
Afi Wiyono.
HayahAfifah | 2008-2017