Sep 18, 2015

Defining the bias






Happiness is playing tennis for the very first time
Happiness is having those guys who surely are supportive
Happiness is having the gut to try new things
Happiness is growing up and standing up to say no
Happiness is joining corn-eating competition
Happiness is singing together when day is throughed
Happiness is doing the reports
Happiness is daytime and night time
Happiness is anyone and anything at all



Jadi ini ceritanya list happiness di pekan ini.
Supersenang karena akhirnya nyobain lapangan tenis kampus yang ternyata bikin ngerasa kayak main di film-film. Paandah. Senang juga karena punya temen yang suportif yang mau ngajarin dan belum bosen ngajarin cara servis tennis. Bro, bro, maaf gue baru sadar kalau kalian ternyata manly sekali.

Supersenang karena banyak hal baru yang sudah diinisiasi. Senang juga karena mulai bisa berkata tidak dan beranjak dari hal lama yang sudah tidak memberi kesan. Bye bye.

Supersenang tapi sekaligus malu karena tahun ini lagi-lagi jadi representatif angkatan untuk makan jagung dengan beringas. Jijik banget astaghfirullah. Tapi sudah mulai ahli sih, dibanding tahun lalu masih sangat cupuw. Ya walaupun dipecundangi sama senior dan junior berturut-turut selama dua tahun. Pecundang dih.
Supersenang punya teman-teman yang mau-maunya diajak rekaman a la Daun Muda FM di 3,33 FM Jakarta. Idih gajelas banget. Senang sekaliiiii pokoknya jadi punya kenang-kenangan suara indah kalian yang ceritanya jadi bintang tamu di studio Afi dan Brian.

Supersenang tapi in-tense juga harus kebut ngerjain laporan yang kadang diri ini tak mengerti harus bagaimana. Yaudahlah ya, laporan nggak mesti seratus kok. Emangnya lagu anak bebek yang pergi berenang? Kan bukan. Kalau anak bebek emang harus dari seratus.

Supersenang selalu walaupun tengah malam suka kebangun dan gatau kenapa melankolis karena ada hal-hal yang mengganjal. Kecuali perut karena tengah malam kemarin superlapar. Huf. Tetap senang kok. Mungkin iya, bakat saya ada di sini. To be so sure that everything was meant to make me happy. Manipulatif kali. Tapi siapa peduli.


Ni tulisan apaansi, udah tengah malem juga. Masih suka ngawur aja padahal udah tingkat tiga dan udah ngajuin nama dosen pembimbing skripsi. Kenapa ya cepet banget :( Semangat penelitian ya, Gengs. Gatau kenapa sayang pakai banget sama ITP. He. Tuhkan melankolis.


Auk ah,
Afi Wiyono.
HayahAfifah | 2008-2017