Jan 20, 2016

Cecunguk

"Nuklir itu intinya ada di fisi dan fusi itu. Inget nggak lo rumus kekuatan  yang nggak lo terapin di SMA? Kekuatan sama dengan k dikali q satu kali q dua dibagi r. Apa r kuadrat gitu. Lupa dah lo pasti. Nah itu proton di inti atom kan jaraknya sekecil apa buset. Semakin kecil jarak semakin besar kekuatannya. Itu deh pokoknya yang gue pelajarin. Gue mau ambil fisika medis. Food irradiation masuk situ."

"Gue mau fokus di logical framework kebijakan publik. Bandara di Yogya mau dipindah ke Kulonprogo. Nggak nyampe 100km sih, nggak sejauh Polonia dan Kuala Namu. Ya, kebijakan semacam itu awalnya darimana. Atau moneter deh. Harusnya nilai rupiah terhadap dollar yang jatoh banget dalam dua hari ditanganin dengan langkah yang bisa dilakukan kurang dari dua hari. Nggak usah nurunin dulu, setidaknya ditahan. Suku bunga matamu. Ya, gue harus turun ke pemerintahan sih. Aduh mau nyebat, cari yang smoking area dong"

"Gue mau ambil studi aktuaria. Belum apply sih, masih menikmati indahnya lulus sidang. Akhir tahun ini insyaaAllah dilamar nikah."

"Gue belajar banyak siasat. Kayak yang bokap lo bilang itu, Fi. Oiya, ini lagu di radio lagu lo. Ehm, makanya jurusan gue termasuk Fisip. Gimana ya, biar general, sebentar. Dasarnya ada ilmu yang gue pelajarin tuh karena ada teori realis dan liberalis. Itu antithesis. Pertama kali masuk jurusan itu, dosen gue nanya sebenernya yang kita pelajarin itu ilmu atau bukan? Ya, masing-masing berhak menentukan. In general, gue belajar tentang ekonomi dan politik negara-negara. Budaya juga sih. I love what I am doing. Kalo SBY itutuh tipe zero enemy, kalo Marty tipe dynamic equilibrium. Terserah kepala negara sebenernya kita mau dibawa kemana. Gue lagi suka baca jurnal. Anjir, jangan ingetin tentang mantan gue, To."

"Indonesia tuh the real definition of bebas menurut gue. Nggak detil peraturan yang ada. Sengaja. Terus, banyak banget teori yang nggak bisa terbukti kalau samplingnya Indonesia. Dosen gue yang gila proyek abis penelitian tentang gotong royong di Indonesia. Kesimpulannya, Indonesia justru negara paling nggak gotong royong. Sulit dah."

"Eh, gue nggak jadi ke kedai kopi deh. Bokap gue nunggu di rumah. Ini Pondok Indah macet banget. Di waze merah semua traffic. Kalian plis jadiin kumpul-kumpul jilid duanya walaupun nggak ada gue. Ah, kampret jangan tergantung gue dong. Maafin ya."



Cie. Cecunguk Pesta akhirnya kopi darat. Senang deh, walau berpijak di tempat yang sama, isi kepala beda-beda. Rasanya jadi seperti tamasya.

Selamat makan KFC.
Hati-hati yang mau ke Praha.
Semoga yang berharap dapat IP 3 di semester 3 tercapai, ya.
Sukses finishing skripsinya.
Selamat wisudaan.
Selamat jadi pengamat.

Saya pamit ke Bogor lagi.

Dadah,
Afi Wiyono

HayahAfifah | 2008-2017