Jan 9, 2016

Saya Punya Kata Favorit

Kesekarangan.


Saya suka sama kata itu. Baru ketemu sama kata itu saat baca-baca laman pribadi adik kelas SMA yang pemikirannya sangat menawan. Nggak, sumpah saya nggak nge-stalk atau bahasa kurang elitenya: menguntit.

Saya belum pernah kesemsem sama dia. Nggak bakal malahan. Tipikal relasi saya dan dia itu bisa dijelaskan dengan tergabungnya kami ke sebuah grup bernama "cecunguk pesta". Platform yang kami gunakan adalah LINE. Sumpah, saya nggak tahu arti, faedah, dan visi grup ini akan bagaimana. Terlebih, saya benar-benar nggak tertarik untuk tahu. Intinya, grup ini adalah grup yang agak sampah. Banyak malah sampahnya. Jadi, seperti itulah relasi kami.

Di lain sisi, sampah-sampah ini punya kreasi juga kok. Kayak si Kevin ini. Ups, kesebut deh. Cie kesebut. Mas-mas yang punya wajah rada compagnie ini sekarang mendulang ilmu di jurusan Hubungan Internasional sebuah perguruan tinggi di Semarang. Apasih ini postingan. Nggak, sumpah saya nggak mau nulis biodata anak yang satu ini, termasuk hubungan asmaranya dengan seorang selebriti. Ups, hampir deh kesebut.

Pada intinya, konsep kesekarangan yang dia utarakan itu sungguh menawan. Tentang bagaimana harusnya hidup dan menghidupkannya. Bukan perihal menyiapkan masa depan karena takut tidak hidup, melainkan tentang bagaimana menjadi tetap hidup sembari mengisi dan mempersiapkan hidup. Menawan.

Indah.

Okedeh.


Afi Wiyono

HayahAfifah | 2008-2017