Apr 11, 2016

Pukul 2 Lewat 11 Pagi

Judul tulisan ini mulai ku tulis.

Dinosaurus yang Berulang Tahun

Aku bingung barusan dapat mimpi apa---indah atau buruk. Di dalamnya ada dinosaurus baik hati yang berulang tahun. Pada hari itu, si Dino pergi sejak pagi dan akan datang pada pukul setengah 7 malam ke rumahku. Hubungan pertemananku dengan si Dino sangat karib, mungkin aku menaruh hati pada si Dino. Jelas sekali karena aku mempersiapkan sebuah pesta kejutan dengan dibantu teman-temannya.

Ada 4 pembagian kerja: dekorasi oleh si Tikus, konsumsi oleh si Beruang, bungkus kado spesial oleh si Tupai dan Burung, dan bagian acara---termasuk menyusun skrip sambutan dan ucapan lainnya--- olehku. Karena itu rumahku, kuputuskan untuk mengsupervisi persiapan pesta kejutan si Dino.

Sayang sekali, si Tupai dan si Burung harus pulang sebelum pukul setengah 7 karena harus mengikuti program pendidikan karakter. Sementara itu, si Tikus dan si Beruang ikut-ikutan tidak mau ikut memberi kejutan. Mereka bilang,  akan tetap membantu segala persiapannya hingga mendetail tetapi bagian memberi kejutan hanya bagianku. Entahlah.

Pukul setengah 7, si Dino datang dengan gaya favoritnya---dingin. Lalu, ia masuk ke sebuah ruangan yang tidak terlalu luas, yang telah ditata sedemikian beroman dan berkesan melankolis yang ada aku di dalamnya. Si Dino terdiam. Diamnya dilanjut dengan senyum. Si Dino terkesan?

Semua bekerja dengan porsinya hari itu, kecuali aku. Aku yang seharusnya memperdengarkan isi naskah sambutan serta pidato mengharukan malah memilih diam saja. Suasana syahdu sekali padahal ada dinosaurs yang berulang tahun. Hingga entah darimana datangnya, Ibuku datang dan bilang, "Selamat ulang tahun, Dinosaurus yang baik hati! Semoga mulai sekarang tidak lupa dengan kami lagi. Menetaplah di sini karena kami semua menyayangimu". Usainya, Ibuku pergi.

Si Dino merasa sangat bahagia atas ucapan Ibuku. Ia lalu berkata padaku, "Aku akan menetap di sini. Pada sebuah waktu. Sekarang, biarkan aku menuntaskan dahulu semua hal yang telah ku mulai. Tunggu saja ya".

Lalu aku terbangun. Entah mengapa aku merasa mimpi ini harus ditulis. Maka, pukul 2 lewat 11 pagi, aku mulai menulis judul. Aku terkesiap sekali menunggu si Dino menuntaskan segala urusannya agar tinggal bersamaku.

*****
Mabok baca materi Analisis Pangan ya, Fi? Kasian.

HayahAfifah | 2008-2017