Jun 3, 2017

Jus Jeruk

Tulisan ini semestinya ditayangkan pada 26 Mei 2017

***

Pagi ini aku singgah ke sebuah gerai donat di luar kota. Makan donat frosted dan minum jus jeruk. Duduk berdua dengan orang yang aku rindukan. Menyaksikan emosinya meluap-luap dari tertawa sampai sesenggukan menangis. Sampai-sampai harus menanggalkan kacamatanya karena kotor oleh air mata.

Pagi ini lewat kata-katanya aku diyakinkan. Bahwa keberadaan seseorang dalam waktu kesekarangan adalah penting.

Presence.
Matters.

Sudah biasa mendengar ceramah singkat orang-orang yang suka luka karena hubungan buatan mereka sendiri. Terutama tentang mereka yang punya variabel jarak yang bisa dikuantifikasikan. Jarak jauh, begitu maksudku. Meski bagiku hubungan buatan mereka semu, tetapi ada benarnya.

"Aku gagal. Jarak tidak bersahabat"
"Dia tidak selalu ada"

Cengeng.
Begitu kataku dalam hati. Semesta berkonspirasi begitu. Kamu memang tidak seharusnya membuat butir hubungan seperti itu. Tambahku lagi tetap dalam hati.

Tetapi pagi ini orang yang aku percaya bertutur bahwa "Itu nyata! Aku merasakannya".

Ucapan "Thank you for being there for me" atau "Thank you for being a shoulder to cry on bagiku, a person to rely on" adalah hal natural yang bisa terucap dengan mudah karena "It happens to be happening each and every time," tambahnya lagi.

Percakapan panjang karena aku dan dia berbalas kisah. Maklumlah, kami sempat dipisah jarak selama beberapa waktu. Tapi, baguslah. Sekarang dia ada dan lebih mengerti bahwa: presence matters. that much.

Dan akan mulai berusaha memaknainya.

***
Jadi, kurasa hidup memang begitu. Kita pergi, kita menyaksikan, kita belajar. Mengapa? Karena hikmah ada dimana-mana. Karena kita mengambil dan menebar hikmah. Bukankah kita ingin masuk surga bersama-sama?

Semoga kita tidak pernah berputus asa dalam menghadirkan diri untuk banyak orang. Agar kelak, jika itu baik, kebaikan bisa bertambah. Karena kata Tuhanku, meski sedikit, kebaikan yang akan menang.

Semoga kita tidak tamak dan egois atas kebaikan.

Salam,
Adik si Orang.

HayahAfifah | 2008-2017