Aug 4, 2017

Enam Poin

Usaha saya dalam berprogres pada pekan ini:

Pertama, mencoba tidur di tenda dalam kantong tidur. Dua malam kemarin saya berhasil. Tidak ada yang menyulitkan karena tendanya memang didesain seperti kamar. HAHA. Namanya juga rezeki. Camping selama tiga hari ini disponsori oleh Kamil.

Kedua, masuk ke hutan. Wow. Baru pertama kali menyusuri ciptaan Sang Pemilik Semesta macam ini. Saya suka melodi air sungai saat masih jauh dan saat sudah bisa dilihat langsung sambil merendam kaki. Dingin. Saya bisa tahan dinginnya sampai 20 hitungan. Hah, bagaimana menghitungnya? Iya, merendam kaki sambil berhitung bilangan 1-20 dalam hati. Usai dari situ saya tiduran di batu besar sambil memejamkan mata. Enak.

Ketiga, sholat di hutan. Selesai bermalas-malasan di batu, saya sholat dzuhur dan ashar. Enak.

Keempat, saya mencoba mengurangi kebiasaan buruk--menggunakan kata "jir" dan "anjir" saat bercakap di ruang obrol sosial media. Caranya? Mengajak teman baik menggunakan fitur autocorrect atau autotext dan mengatur kedua kata buruk tersebut tampil menjadi "astaghfirullah" secara otomatis. I am the master of these words. Belajar untuk tidak diperbudak kata kasar.

Kelima, menenangkan diri saat ada anjing. Di hutan, eh atau bisa disebut taman nasional, ada banyak anjing.  Pengalaman buruk bukan alasan untuk tidak dapat mengatasi diri sendiri. Saya berhasil! Bahkan berhasil menemukan sisi "indah" dari si penggonggong ini. Anjing di hutan bagus-bagus. Senang.

Keenam, belajar bersyukur lebih giat. Jadi, saya mau ucapkan alhamdulillah untuk semua ini.

Di kereta,
Afi Wiyono.

HayahAfifah | 2008-2017